Transaksi Lelang pada Arisan
Setiap bulan penyelenggara arisan akan menawarkan siapa peserta yang ingin mendapatkan arisan terlebih dahulu, jika jumlah peminat melebihi kuota, maka biasanya dilakukan lelang. anggota arisan yang berani menawar dengan harga tertinggi lah yang ditentukan sebagai pemenang. Adapun jika jumlah peminat lebih sedikit dari kuota, biasanya dilakukan sistem undian dan pemenang undian hanya membayar nilai lelang minimal.
Transaksi lelang dimasukkan melalui modul Transaksi Kas/Bank -> Tipe transaksi Kas Masuk -> Ket : Lelang a/n XXX -> Enter 2x sehingga muncul daftar perkiraan -> pilih perkiraan : 02.1106 – LELANG ANGGOTA -> masukkan nominal di kolom jumlah -> Enter 1x -> klik Simpan.
Nominal lelang minimal biasanya adalah nilai harga kendaraan dikurangi jumlah nominal arisan yang akan terkumpul saat selesai periode dan ditambah dengan biaya administrasi. Misal harga motor adalah Rp 12 juta, setoran arisan adalah Rp 150 ribu selama 60 bulan dan tiap pemenang lelang dikenakan biaya administrasi 10%. Maka nilai lelang minimal adalah = 12,000,000 – (60 x 150,000) + 1,200,000 = 12,000,000 – 9,000,000 + 1,200,000 = Rp 4,200,000,-
Jika pada saat lelang ternyata diperoleh pemenang dengan jumlah lelang lebih besar dari nominal lelang minimal, maka selisihnya akan diakumulasi dan digunakan sebagai penambah nilai dana arisan yang terkumpul. Jadi jika sering didapati kelebihan nilai lelang, periode arisan bisa saja berkurang, yang seharusnya 60 bulan bisa saja akhirnya hanya menjadi 57 atau 58 kali saja.
Comments
Post a Comment